PERAN ADAPTASI SOSIAL DAN PROFESSIONAL
PADA OUTCOME BASED EDUCATION (OBE)
KURIKULUM PENDIDIKAN KEJURAN DAN PELATIHAN
ERA REVOLUSI INDUSTRY 4.0 

Latar Belakang

Kecepatan pemanfaaatan teknologi dan produksi inovasi berkembang sangat pesat sehingga memunculkan kesenjangan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan SDM di dunia kerja dan masyarakat. Tantangan pendidikan abad 21 adalah peran dan strategi dalam menjembatani kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia kerja dan kebutuhan inovasi. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mewadahi pendidikan abad 21 adalah Outcome-Based Education (OBE). OBE adalah pendekatan yang menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran secara inovatif, interaktif, dan efektif. OBE berpengaruh pada keseluruhan proses pendidikan dari rancangan kurikulum; perumusan tujuan dan capaian pembelajaran; strategi pendidikan; rancangan metode pembelajaran; prosedur penilaian; dan lingkungan pendidikan

Fokus Permasalahan

 


Perumusan capaian pembelajaran dimulai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) di tingkat Program Studi untuk kemudian diturunkan menjadi Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Kurikulum disusun terlebih dahulu menetapkan capaian pembelajaran, kemudian model dan sistem penilaiannya, dan baru dirancang proses pembelajarannya.

 


Perlu dilakukan keselarasan yang konstruktif antara penilaian dan proses pembelajaran dengan CPMK yang sudah ditetapkan. Proses penyelarasan dapat menggunakan pemetaan antara penilaian dengan CPMK dan antara proses pembelajaran dengan CPMK.

 

Menciptakan lingkungan pembelajaran yang esensial dan progresif terhadap profesionalisme

Lingkungan pembelajaran yang kondusif dalam proses pembelajaran di antaranya meliputi keragaman sumber belajar, materi yang mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi, serta fasilitas yang memadai baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Penerapan siklus P-D-C-A, proses yang berkesinambungan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, monitoring, hingga pengembangannya. Dari 130 Artikel jurnal bersumber open access ditemukan hubungan antara adaptasi sosial dan professional terletak pada outcome assessment, prosedur, manajemen organisasi, kebijakan dan goal evaluasi.



Hubungan outcome assessment, prosedur, manajemen organisasi



Hubungan Prosedur, program evaluation, employment

Kesimpulan

Hasil Analisis dan kajian literatur, Secara holistic solusi dari masalah peran adaptasi sosial dan professional Pada outcome based education (OBE) Kurikulum pendidikan kejuran dan pelatihan Era revolusi industry 4.0 tidak ada. Masalah utama adalah menciptakan kurikulum yang socio-pedagogis dengan kondisi pengaktifan KBM adaptasi siswa/mahasiswa.

Tujuan meta analisis ini adalah determinasi dan landasan ilmiah tentang peran dan esensi

adaptasi sosio-profesional pada bimbingan kejuruan.

Untuk mencapai tujuan, dilakukan:

1.      Untuk memberikan landasan teoritis-metodologis adaptasi sosio-profesional

2.      Untuk mempelajari jenis dan faktor adaptasi sosial-profesional sekolah kejuruan dan pelatihan

3.      Mengungkap kriteria adaptasi sosial-profesional.

Konsep "adaptasi" bersifat universal. Ini mencerminkan adaptasi dengan perubahan lingkungan. Jadi, adaptasi sosial dan profesional adalah adaptasi bertahap dari pemuda aktif dengan kondisi pelatihan profesional atau pekerjaan professional. Proses tersebut dicirikan oleh pengalaman dan program yang mempunyai goal jelas. Kurikulum "eksternalisasi"

pengetahuan yang diperoleh sebelumnya yang mengantar mereka ke dalam praktik.

Kemauan untuk belajar, dengan cara melakukan aktivitas untuk  menguasai profesinya yaitu professional secara psikologis dan skill.